12 September 2020 11:43 am

Warisan Seni Tari Tanah Minangkabau

Warisan Seni Tari Tanah Minangkabau
Budaya merupakan tradisi turun temurun yang dilestarikan hingga saat ini. Budaya mencakup luang lingkup yang besar, salah satunya adalah seni tarian yang sering dipertontonkan saat ada acara-acara besar dan upacara adat.

1. Tari Piring


Tari piring salah satu tarian yang sangat terkenal hingga manca Negara lho, sebenarnya tarian ini memiliki jumlah personil penari harus ganjil, dulunya tarian ini dibuat untuk ucapan syukur dan terima kasih masyarakat setempat karena hasil panen yang bagus. Gerakan tarian ini bersifat dinamis, dengan para penari yang membawa piring disetiap telapak tangannya lalu diayunkan-ayunkan sambil menari mengikuti irama musik. Tarian ini diringi dengan musik saluang, bansi, talempong dan sarunai.

2. Tari Payung


Salah satu tarian tradisional Minangkabau ini dimainkan dengan personil berjumlah genap, karena berpasang-pasangan. Tarian ini juga melambangkan kasih sayang, mengapa menggunakan payung? Karena menurut masyarakat minangkabau, payung ialah wujud perlindungan dari hujan dan panas. makna dari tarian ini ialah sepasang kekasih yang sedang membina kehidupan rumah tangga. Tarian ini diiringi dengan lagu yang berjudul Babendi-bendi ke Sungai, dengan alat musik tradisional seperti gamelan padang, rabana, akordion,gendang, dan gong.

3. Tari Rantak Minangkabau


Tari rantak minangkabau berasal dari kabupaten kerinci. Gerakan tarian ini disertai dengan hentakkan kaki yang menimbulkan bunyi, dan beberapa gerakan pencak silat. Tarian ini hampir punah karena susah sangat jarang ditampilkan, oleh karena itu hanya di daerah minang Sanak Nantigo dapat menikmati tarian ini.

4. Tari Indang Minangkabau


Tarian ini memiliki jumlah personil tujuh orang yang dulunya hanya ditarikan oleh pria, namun seiring perkembangan zaman, wanita kini juga bisa menarikan tarian ini. Dulunya tarian ini dibuat sebagai alat penyebaran dakwah agama islam ketika dibawa oleh Syekh Burhanuddin. Tarian ini mengandung makna berupa kerja sama dengan orang lain, gerakkannya juga sangat aktif dinamis. Lagu yang mengiringi tarian ini ialah Dindin Badindin, yang mengandung makna mengajak semua orang untuk bertegur sapa.

5. Tari Lilin


Asal mula tarian ini dari cerita rakyat yang menceritakan seorang gadis yang ditinggal tunangannya berdagang. Selama ditinggal, gadis itu kehilangan cicinnya, dan ia berusaha mencari ditengah malam dengan membawa lilin di atas piring kecil ditangannya. Dalam menari lilin yang dibawakan tidak boleh padam dan terjatuh, oleh karena itu jenis lilin pun tidak sembarangan. itu dia beberapa tarian asal tanah minang yang harus terus dilestarikan, karena itu semua adalah warisan seni tari dari tanah Minangkabau
Sumber : minangnantigo.com
Blog Post Lainnya
Bagikan Ke Temanmu
Temukan Kami Di
Metode Pengiriman
Kontak Kami
0822-8005-0123
rendangmakyus@gmail.com
Jl. Veteran No.39 Payakumbuh, Sumatera Barat, Indonesia
@2021 Rendang Mak Yus Inc.